Banjir dan Longsor di Padangsidimpuan: Jalan Lintas Nasional lumpuh, Permukiman Terendam

Padangsidimpuan, MR – Salah satu Lokasi Longsor di daerah Kota Padangsidimpuan akibat diguyur hujan deras Mengakibatkan longsor pafa titik batunadua tepat di tanggal kelurahan sitamiang kecamatan batu nadua kamis malam (13/03/2025)

Hujan deras yang mengguyur Kota Padangsidimpuan sejak Kamis (13/3/2025) malam hingga Jumat pagi mengakibatkan banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah. Luapan Sungai Batang Ayumi serta beberapa anak sungai menyebabkan permukiman warga terendam air, jalanan tergenang, dan lalu lintas lumpuh di berbagai titik.

Ali Yisron, seorang warga Jalan Hj. Umar nasution Lingkungan I kelurahan Kayo Ombun mengungkapkan bahwa banjir terjadi akibat debit air sungai yang meningkat drastis. “Banjir berasal dari kawasan Batunadua di hulu Sungai Batang Ayumi. Air yang meluap merendam rumah warga dan jalan raya di pusat kota. Kemacetan terjadi di beberapa titik, bahkan Jalan Lintas Nasional lumpuh akibat tingginya genangan air juga tanah longsor,” ujarnya.

Di pusat kota, luapan Sungai Batang Ayumi menggenangi rumah-rumah di pinggiran sungai. Jembatan di Jalan Nusa Indah terdampak cukup parah, dengan air melintasi badan jalan. Kondisi serupa terjadi di Jembatan Virgo, di mana arus deras menghantam rumah-rumah di sekitarnya serta menutup akses jalan dan jembatan. Beruntung, warga telah bersiap lebih awal, sehingga sejauh ini belum ada laporan korban jiwa.

Baca Juga : Polda Sumut Libatkan 12 Ribu Personel dan 16 Pospam Pada Ops Ketupat Toba 2025

Banjir juga melanda Lingkungan 4, Kelurahan Sihitang, menggenangi sejumlah rumah kos mahasiswa. Sementara di Gang Raya, kawasan yang sering terdampak banjir saat hujan deras, warga kembali mengalami musibah serupa.

Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunte bersama Wakil Wali Kota Harry Pahlevi dan unsur Muspida Plus menggelar konferensi pers pada Jumat (14/3/2025) dini hari untuk merespons situasi ini.

“Hingga pagi ini, hujan masih turun, tetapi di beberapa titik banjir mulai surut. Kami masih mengidentifikasi dampak kerugian serta memastikan tidak ada korban jiwa,” ujar Wali Kota.

Hujan deras yang turun setelah shalat tarawih menyebabkan sejumlah wilayah tergenang sebelum tengah malam, dengan debit air yang terus meningkat hingga mencapai permukaan jembatan.

“Pagi ini hujan mulai reda. Mudah-mudahan tidak ada korban jiwa,” pungkasnya.(A.karo karo)

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.